Tampilkan postingan dengan label sharing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sharing. Tampilkan semua postingan

Hari Memancing ! || Fishing Day !

Actually, we were fishing on last Sunday (that means 3 days ago), but I still got the excitement to tell how we nailed to caught a (medium size) snapper fish at this lil pond in Kuningan, not so far from my hometown. 

Jadi, hari Minggu benar-benar hari berkualitas sekali buat saya dan suami, karena ini pertama kalinya saya dan Kangmas berpiknik (you may called it so), awalnya sih saya nungguin Kangmas datang dulu dari Jakarta, dia menumpak kereta pukul 8 pagi dari Gambir. Kesal sih, karena artinya Kangmas bakal sampe ke Cirebon pukul 11 siang, ditambah perjalanan kerumahnya, ya..jam 11.08 WIB-lah kami bakal ketemuannya (pertemuan yg dihitung dari angka kualitas ya). Pengennya tuh, dia ambil kereta yang jam 6 pagi dan sampe Cirebon jam 9-an. Bukannya gimana-mana sih..maksudnya biar waktu ketemuannya bisa lebih lama aja. Tapi karena perihal transportasi dari Fatmawati - Gambir pukul 4 pagi tidak ada metromini dan Busway-pun belom beroperasi, ya gak apa-apalah. Toh, saya cukup bergembira dengan adanya tanggal merah yang jatuh di Hari Selasa (Kangmas libur hari Senin). Jadinya, pertemuan kali ini bakal lebih lama 20 jam daripada biasanya. Happy. 

That day, I sat in front of my laptop and had an early daydreaming (sambil mantengin Urban Outfitters's website). It was 08.00 o'clock in the morning, i had my head's spinning, I should grab my breaky's meal, instead wandering about good stuff on Urban Outfitters in my head, Hahaha. I took a full of cold choco drink as my main beverage and breakfast at once, cause I got nothing on meja makan ya..jadinya weh, saya ambil deh kotakan susu UHT favourite. (Sorry for my bilingual, I'm incapable of telling a good story in both language at the same time ---WADUG PISAN)

After meal and did some goody good with little sunshine outside the house (yoga kecil-kecilan pake DVD), I re-daydreamed in my room, recalled something, dan bingung harus ngapain, padahal saya ada proyekan yang harus saya selesaikan karena tanggal deadline is getting closer tapi santai aja, anggap aja hamil adalah salah satu alasan agar bisa lena-leha ngerjainnya. Oh iya, saya ngelamunnya tetap di kamar, dengan keadaan belum mandi serta kumus-kumus, bau badan. Ah nyantai aja lah, toh Kangmas juga masih beberapa jam lagi nyampe. 

Belum 30 detik saya bicara dalam hati, tau-tau....ada yang ngetok dan membuka kamar. 

"Assalamualaikum" 

KAGET BUKAN MAIN. APPARENTLY, KANGMAS GAVE ME A BIG SURPRISE ABOUT HIS HOMECOMING. Dia sampai rumah tepat jam 9.30 WIB. Ternyata dia ambil kereta Cirebon Express yang jam 6 pagi, berangkat dari rumah jam 4 pagi, dengan alasan "Bikin surprise buat kamu, sayang" Ya ampun, mata langsung berkaca-kaca. Sebulan lebih enggak ketemu sama suami tercinta. Saya langsung loncat ke pelukannya. Saya kangen sama kamu, suamiku. Kalo kata Bang Bryan Adams mah yak....

I remember the smell of your skin
I remember everything
I remember all your moves
I remember you yeah


Nah, bener banget nih, even the smell of his skin is such a troublesome to taken care of, tapi that's the reason I miss him so much. Although, his moves almost gak ada yang beres, that's the reason why I love him the most. Love is not about a perfectness, Love is all about everything that he has, whatsoever, whatsoever <-- gak niat ngomong.
Intinya sih. 
Kegembiraan yang gak bisa diukur, Kegembiraan yang gak bisa dibayar, Kegembiraan yang gak bisa diganggu oleh apapun, melihat Kangmas nyiumin anak bayi di dalem perut sambil bilang, "Papa pulang nih, Nak"

Dia belum tidur, mengantuk parah. Baru tidurnya pas dikereta api. Tau-tau ada ajakan secara blak-blakan dari Kakak Ipar. 
"Mau jalan, tah?" medok pake logat Jawa. Saya sih manggut-manggut udah kayak anak kecil. Bayangin aja, saya betul-betul belum pernah merekreasikan otak besar maupun kecil saya semenjak testpack mengatakan 2 garis (positif++). Walaupun hanya ke Kuningan, ajakan piknik ini sungguh-sungguh membuat saya bahagia (bahagianya tuh kayak diajak ke Eropa gitu loh, Jeng. Kangmas sih angguk-angguk aja, walaupun wajahnya super teler pengen dikasih waktu buat rebahan bentar. TAPI INI KAPAN LAGI?????? Maaf ya Kangmas...

Udah Mandi, Udah wangi, udah cantik dan ganteng. MARI BERANGKAT MEMANCING!!!!! 
HIHIHIHIHIHI...Ternyata, Kangmas jadi lebih excited, waktu tau ajakan rekreasinya adalah memancing. Dia mulai bercerita tentang kegiatan dia semasa kecil, bersama Aki kesayangannya. Mancing di kolam. Gak habis-habis. Saya sih cuman senyam-senyum. Terakhir saya mancing tuh kelas 3 SD dan bukan di kolam, tapi di laut lepas. Tangkapan ikan yang paling saya banggakan adalah ikan kakap merah sebesar 4 kg dan anak cumi. Ya..gak sendiri sih, mancingnya sama alm. bapak. Nah, kalo tangkapan kebanggaan kangmas itu Ikan KOI di kolam KOI ternakan tempat dia dan orangtuanya bertamu. BERTAMU ya.... bangganya sih karena akhirnya jadi kasus. hahaha. Bedon. 

Kita nyewa pancingannya, kita beli umpannya. Nah yang megang pancingannya, Kangmas yang sibuk bolak balik makein umpan ke pancingan punya ponakan saya dan punya dia sendiri, sisanya kakak saya yang ke-2. Ponakan saya yang umurnya 6 tahun dan kakak saya udah nangkep 4 ikan mas besar-besar, sedangkan kangmas, hanya mendapat setengah ukuran ikan dari tangkapan 2 kompetitornya itu. Gak mau kalah dan bersikeras, walaupun hujan dan geluduk menyambar, Kangmas tetap berusaha untuk menghasilkan satu ikan lagi saja. Sayangnya, sampai pukul setengah 5 sore, kangmas harus cukup bangga dengan hasil tangkapannya yang medium size itu. 

Coba Part Bosen dan Kesel Umpannya kemakan Trus Disuruh Sama Kangmas Untuk Lebih Bersabar

Coba Part Kudu Sabar Menahan Emosi Soalnya Umpannya Dimakan Sama Ikan Yang Menari-nari Di Kolam

Yeah, so that's our fishing day story. Haha. gak seru sin, soalnya ikan yang ditangkep gak bisa dibakar atau digoreng ditempat. Cuman bisa dipancing dan dibawa pulang (dan it's not for free eventually). Ternyata, hasil tangkapan di timbang lagi dan diitung 1 kg = 30ribu perak. Kita dapet tangkapan 6 ikan, dibalikin satu karena masih baby ikannya, jadi total 5 ikan. 5 ikan, 4 ikan ukuran big boss, 1 ikan ukuran piyik (hasil tangkapan mbing) kudu bayar lebih dari 100rb kayaknya (dibayarin kaka ipar kalo ikannya mah). 

"SERU! MAU LAGI, MA!" kata Kangmas masih super excited padahal udah di perjalanan pulang. OH IYA, hari Minggu itu juga pertama kalinya Kangmas pake baju selain hitam atau putih selama hidupnya. Pertama kali juga pake polo shirt. Warna biru muda lagi! tapi cocok kok. Doi udah gak marah kalo dibeliin baju sama istrinya, malah bilang "Gak sabar buat pake polo shirt ini buat kerja" :))))


Same feeling I get
Only feels much stronger
I want to love you longer

--ceunah Kang Bryan Adams--


When You Know That I Miss You So Much

Okay first of all, i'll give my very best greetings for my supporter (lo pikir bola?) who always give their motivation to me to resume this trashy blog. They said, this is the only way for reaching my recent news. Man,seriously? 

So Let's say.. I stopped write my blog ever since I've been married with my lovely one, Kangmasmbing. But..but..but.....(aduh lagi rehe ah make bahasa enggris teh nya?) (mengejar kuota yang mau habis jugak) (lagi gak pengen sok sok enggris) #gakmood #bete #udah #ah #jangan #maksa <--- terus hestek sendiri, tetep ngomong sendiri. Oke dehhhh.....

Ya jadi, gue berenti karena gak mood aja, soalnya kehidupan nikahan gue tuh ibarat kambing guling, enak, harum, lejat dan diguling-guling (naon neng??). Ya poinnya sih tertebak lah ya... si gue hepi ama nikahan yang sudah dinanti-nanti. Trus, si gue sempet ribet sama beberapa project yang endingnya gak bagus, dan SETELAH! SETELAH! sebulan setengah berjalan...pernikahan kami dihadiahi seorang baby yang masih di dalem kandungan. WOHOO! WOHOO! Seru abis kan hidup gue? Seru dong kayak . Kesini-sini mah jauh dari Tobleron sih..lebih mendekati Nano-nano rasa rujak. Rujak Bebeg banget idup gue, YaAloh Tolong deh..

Selama menjadi Preggo (nama panggilan keren buat ibu-ibu hamil jaman sekarang), gue mengisolasikan diri dari Jakarta, balik dong..kerumah Ibu (yamasa mertua jeng) kandung (ga punya ibu tiri-red). Alhamdullilah yah jeng, gue ga ada tuh yang namanya ngidam yang aneh-aneh. Gak bangun malem-malem trus pengen dibikinin asinan, enggaaaaa....santai kayak dipantai kehamilan gue yang sekarang (no no no..this is my first time pregnancy! I swear!). Tapi gilak ya, yang orang bilang, cewek kalo lagi hamil, itu kayak 9 bulan PMS, SUMPAH! gue pikir tu kata-kata cuma mitos, taunya bener dong..palagi ane dan suami Long Distance. Ih DRAMA KOREA aja KALAH sama DRAMA KEHIDUPAN GUE! kalo kehidupan gue di sinetron-in bakal banget ngalahin Cinta Fitri X Tersanjung. Gue sangat yakin. 

Ya so and on and on...

Yeah, ceritanyakan kalo orang bijak bilang, Life is Never Flat (so superficial tagline dari iklan snack). Tapi bener sih, palagi penganten-penganten baru noh. Dikira-kira cinta banget pas pacaran, 'gue tuh udah kenal banget sama dia, dia tuh 1234567890xxx' dan ketika menikah 'BOOM!!' Kaget deh.....beneran kaget aja, ---ini tidak diperuntukkan untuk orang yang mengambil jalan hidup bersama bertahun-tahun ya----, secara gue gak fokus banget gitu loh buat hidup bareng (alias numpang makan muluk dan kasur dan cinta--HOEK), hidup bersama tapi masih numpang orang tua mah malu-maluin, mending ya..langsung 'CULLLL~' hidup berdua sebagai suami-istri yang tidak menikah dan menghilang dari peradaban <-- gak sekejam ini loh, i'm just saying. 

Pernikahan memang penuh misteri, Jeng. Ceilah, padahal setaun aja belom (gue nikah masih 10 bulan). Uyeah uyeah banget deh. Jadi yang mau menikah sssssiiiiiap-siap aja dengan kejutan-kejutan perilaku suami ya... Tapi itu sebenernya gak jadi soal sih, karena -- gue juga mikir -- ini tuh proses, kadang pernikahan membukakan mata kita pada realita yang gak bisa dikasih makan sama Cinta doang, dan kadang kalo kita menikah karena cinta, jatuhnya kadang jadi suka insecure dengan hal yang sebenernya tidak perlu di-insecure-kan dan subjek/objek yang perlu di-secure-kan malah kaliwat, Jeng...

Menikahlah karena Ibadah Jeng-jeng sekalian. Entar nama anaknya 'Ibadah Laura' ya... (okay, ini garing banget, sumpah!) hahaha... <---terus ketawa.

10 bulan pernikahan, 8 bulan janin di kandungan, hidup gak harus selalu indah, kadang hidup indah melulu bikin kita jadi gak punya cerita ke anak. Ya gak sih? Iya dong... (supporteeeeerrrr!!---> ini tuh manggil supporter yang katanya ada). Ya udah supporter gue kan tidak kasat mata. Ya..ya...iyain aja biar cepet. 

Kembali ke cerita saya aja ya... baiklah, hmmm..saya teh kebanyakan belok belok sih, jadinya weh lupa cerita apaan. Oh iya, intinya kabar saya baik, kabar si dedek bayi di perut juga sehat, kata dokter, anak ini perempuan, suami juga kabar baik, sibuk mencangkul demi sebongkah emas. Saya juga udah mulai ngerasain kontraksi-kontraksi palsu. Paling sering bangun tidur dan sebelum tidur. Ya secara udah 8 bulan. Si Baby kecil ini kerjaannya nendang, mukul, iseng banget sama mamanya yang kalo lagi ngerjain proyekan, pasti ngajak bobok <-- ini sih alasan biar gak ngerjain aja. Ya pokoknya happy saya. sempet kaget juga bakal bisa sehappy ini di bulan-bulan terakhir doski nongki di perut. Penasaran banget pengen liat muka si anak bayi ini. 

"Anak Bayi lagi apa?"
"Mama sayang sama Anak Bayi"

Kalo diajak ngobrol gitu, pasti anak ini gerak-gerak gak jeluntrungan, ada 2 sih pilihannya... antara doski gak mau diganggu dan gak sayang, atau kesenengan diajak ngobrol dan gak sabar juga ketemu sama mamanya. Kalo papanya nanya lewat telpon, gak ada gerakan sodara-sodari, diem aja gitu! jadi pilihannya ada dua, dan kalian pasti udah bisa nebak apa aja. 

Pengen ngepost hasil USGnya deh. Tapi belom di Scan, ntar aja pas udah lahir kali ya, biar pamer (niatnya ga bagus). Tapi saya butuh doanya dari teman-teman ya...InsyaAllah lahir bulan Desember ini. cieh, jadi anak sagitarieus nih kamu Nak. 

Lalu, lalu, lalu....hmmmm...
Oh obrolan hari ini aja sama si kangmas. Geli seperti biasanya, dan bikin makin sayang sama suami. 

Gombal Pt 1

Ini sih awal-awalnya gara-gara Kangmas udah gak nelpon seminggu gara-gara sibuk di kantor. Gak tau itu sifat suami yang baik ato engga. Tapi karena ritme ketemuan kita sebulan sekali, jadinya gue super super kangen berat sama suami yang sibuk mengantor. Nah kadang doi tuh gak sensitip gitu kan ya, jadi kudu dipancing-pancing buat ngomong kangen. Trus, ga tau kenapa, doi jadi rada-rada gombal nih akhir-akhir ini, tapi malah jadi bikin gemes dan pengen cepet ketemu. 

Gombal Pt. II

Sebel ya bacanya? hahahaha.... Dulu dia gak segombal ini sih. Tapi, kalo dia berubah gombal demi nyenengin istrinya, ya udahlah..asal jangan ke wanita lain (sinetron mode: ON). Oh itu lupa di sensor deh nama bosnya Kangmas, yaudahlah yah...siapa juga yang bakal baca ni Blog kalo bukan akuh sendiri. :(( 

Hahahahahaha....

Sampai berjumpa di tulisan Blog berikutnya ya Jeng. 

XOXO